Archive for 2014-11-30
Humor Korea (Kesehatan Lebih Baik Daripada Kekayaan)
HUMOR KOREA (KESEHATAN LEBIH BAIK DARIPADA KEKAYAAN)
Assalamu'alaikum. Salam sukses dan sehat selalu
Tulisan asli humor di atas sebagai berikut:
Selamat berjuang dan sukses selalu. Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum. Salam sukses dan sehat selalu
Saya kembali menghadirkan humor. Semoga bisa menjadi hiburan disela-sela kesibukan. Saya membeli buku humor di Korea tahun 1997. Meskipun lama, tetap saja humor. Saya juga melampirkan teks aslinya untuk Anda yang belajar bahasa Korea.
Pengacara berdiri di depan keluarga Young-gu yang baru meninggal dunia dan membacakan surat wasiat almarhum dengan suara keras. Untuk anak laki-lakiku, saya mewariskan rumah, tanah seluas 30.000 pyong dan uang sebanyak 200 juta Won. Untuk anak perempuanku, saya mewariskan kapal pesiar dan sebuah villa.
Untuk istriku tersayang yang selalu menekankan pentingnya kesehatan daripada kekayaan, saya mewariskan sepatu olah raga dan sebuah sepeda.
Selamat berjuang dan sukses selalu. Wassalamu'alaikum
Humor Korea (Harga Yang Masuk Akal)
HUMOR KOREA (HARGA YANG MASUK AKAL)
Assalamu'alaikum. Salam sukses dan sehat selalu
Pada kesempatan ini saya menerjemahkan humor dari Korea. Humor ini
saya sertakan teks aslinya yang berbahasa Korea. Anda bisa belajar
bahasa Korea dari teks aslinya. Semoga bermanfaat.
Kang Se-pung, seorang pensiunan hidup di pinggir kota. Dia membeli
telur dari Maeng-gu yang tinggal lima kilometer dari rumahnya.
Maeng-gu biasanya mengirim telur ke rumah Kang Se-pung. Kang Se-pung
juga sering mengunjungi Maeng-gu, berhenti sebentar dan mengobrol.
Ada satu alasan yang tidak bisa dimengerti oleh Kang Se-pung. Harga
telur pada saat Kang Se-pung singgah ke rumah Maeng-gu lebih tinggi
dibanding ketika Maeng-gu mengantar sendiri ke rumah Kang Se-pung
yang berjarak lima kilometer.
Suatu hari Kang Se-pung menanyakan kepada Maeng-gu tentang sistem
harga yang diterapkan.”Ketika Anda datang ke peternakanku, Anda
memerlukan telur. Ketika saya datang ke rumah Anda, saya memerlukan
uang. Kenapa hal seperti ini membingungkan Anda?” jawab Maeng-gu.
Teks aslinya seperti di bawah ini:
Selamat berjuang dan sukses selalu. Wassalamu'alaikum