Archive for 2014-11-16

Cara Paling Cepat Mendapatkan Pekerjaan

CARA PALING CEPAT MENDAPATKAN PEKERJAAN

Assalamu'alaikum. Salam sukses dan sehat selalu
Setiap orang, setelah menyelesaikan sekolah atau kuliah ingin secepatnya mendapatkan pekerjaan yang layak dan pendapatan yang memadai. Sebagian ada yang sukses dan sebagian besar mungkin menghadapi masalah. Kenyataan berbeda dengan harapan. Membaca lowongan seperti ada yang kurang terutama pengalaman kerja. Surat-surat lamaran banyak terkirim, panggilan tak kunjung datang. Dunia seperti tak ada yang menyapa.

Anda tak perlu kuatir. Sukses hanya masalah waktu. Hanya ada satu cara, jangan biarkan diri Anda menganggur. Kerja apa saja. Yang penting pekerjaan itu baik dan benar dan tidak merugikan orang lain. Bekerja sambil memperbaiki kualitas diri. Ketika Anda menunjukan karakter sukses atau etos kerja yang tinggi dan orang lain merasa nyaman dengan dengan Anda karena Anda jujur atau amanat, akan ada saat dimana Anda tidak lagi mencari pekerjaan. Anda yang banyak ditawari pekerjaan. Bagi para pencari pekerja baru yang terpenting bekerja dan bekerja. Jangan mengurung diri dan rajin bersilahturahim. Jangan pernah malu karena pekerjaan kita. Kita harus malu jika tidak mandiri. Apalagi masih minta uang dengan orang tua atau saudara. Sukses tidak hanya melalui pendidikan formal. Kita bisa belajar dari pengalaman kita, pengalaman orang lain bahkan dari alam sekitar kita. Sejarah membuktikan bahwa sukses bisa diraih oleh siapa saja. Ketika pekerjaan sudah didapat kita tinggal memilih jadi karyawan atau pengusaha. Jadi karyawan harus siap dengan segala sesuatu seperti ditakar atau diatur. Jadi pengusaha harus siap dengan jatuh-bangun dan banyak belajar. Jika sudah jadi pengusaha sukses dan berniat akan membantu orang banyak dengan iklas, Anda bisa memasuki dunia politik. Anda akan menjadi negarawan sejati.

BERIKUT ADALAH PROFIL PEKERJA DENGAN ETOS KERJA TINGGI

Nama lengkapnya Mahmul Hafizi. Lahir di Lombok tanggal 1 Maret 1979. Ia dibesarkan oleh keluarga petani. Bekerja keras sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. Setelah tamat Sekolah Menengah Atas, ia ingin mencari penghasilan lebih dan bertekad ingin kerja ke luar Negeri. Korea dipilih sebagai tujuannya. Ia ingin berangkat ke Korea melalui jasa Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia. Dengan segala keyakinan dan dukungan keluarga ia berangkat dari Lombok ke Jakarta. Kenyataan berbicara lain. Ia gagal di tes kesehatan. Pulang kampung malu karena banyak hutang, tinggal di Jakarta juga tidak mudah. Ia memutuskan tinggal di Jakarta dan tidak akan pulang kampung sebelum hutang-hutangnya lunas. Ia tidak malu bekerja sebagai pencuci mobil. Gajinya waktu itu 150.000 Rupiah dan dapat bingkisan makanan satu atau dua kali sehari. Meskipun pendatang ia bermasyarakat dengan masyarakat sekitar. Ia mengikuti kegiatan masyarakat di Komplek Dosen IKIP di Jatibening. Ia tidak patah semangat dan merasa yakin suatu saat pasti pulang kampung dan melunasi hutang-hutangnya. Untuk segala keperluan ke Korea, ia sudah membelanjakan sebanyak 30 juta Rupiah. Angka yang cukup besar. Ketika kebanyakan manusia tertidur di tengah malam, ia berdialog dengan yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Ia berdoa semoga mendapatkan pekerjaan dan hidup mandiri.


Akhirnya ia mendapat pekerjaan di perusahaan Korea. Karena fisiknya yang kuat ia dipercaya sebagai penjaga gudang. Seiring dengan waktu ia merasa bosan dengan pekerjaannya yang kurang dinamis. Akhirnya ia memutuskan untuk belajar mengemudi dan minta dipindah ke bagian pengantaran barang. Dari tahun 2011 hingga sekarang ia sudah tahu jalan-jalan di Jakarta dan Tangeran. Di awal tahun 2015 Mahnul Hafizi berniat akan kembali ke Lombok. Ia kembali dengan perasaan senang. Hutang-hutang sudah lama dilunasi. Ia kembali dengan semangat baru. Ia ingin membahagiakan ibunya dan ingin menjadi pengusaha sukses. Semoga.

Selamat berjuang, selamat bekerja dan sukses selalu. Wassalamu'alaikum
Wednesday, November 19, 2014
Posted by usefullife4us
Tag :
Powered by Blogger.

- Copyright © USEFULLIFE | USEFULSHARING -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -